Jenis Kerusakan Timbangan Digital: Kenali Jenis dan Ciri-Ciri Kerusakan Timbangan Digital

Jenis Kerusakan Timbangan Digital: Kenali Jenis dan Ciri-Ciri Kerusakan Timbangan Digital

Jenis Kerusakan Timbangan Digital – Produk timbangan digital memang memiliki segudang keunggulan jika dibandingkan dengan timbangan analog. Kapasitas yang besar dan ketelitian yang akurat menjadi salah satu alasan mengapa timbangan elektronik menjadi pilihan utama. Namun dibalik itu ada resiko kerusakan karena sebagaimana perangkat elektronik lain timbangan digital juga terdiri dari komponen-komponen rumit yang sangat rentan.

Jenis kerusakan timbangan digital bisa disebabkan banyak faktor. Bisa karena spare-part yang tidak berkualitas atau mungkin juga karena kesalahan pengguna sewaktu mengoperasikan timbangan digital tersebut.

Penyebab dan Jenis Kerusakan Timbangan Digital

Terlepas apapun penyebabnya, berikut beberapa jenis kerusakan timbangan digital yang paling banyak dialami pengguna.

Kerusakan Drifting

Drifting adalah jenis kerusakan timbangan digital yang umumnya terjadi pada semua merek timbangan elektronik. Kerusakan drifting biasanya ditandai ketidakstabilan nilai yang muncul pada layar (display) timbangan. Ada dua kemungkinan penyebab kerusakan ini, yang pertama karena rusaknya bagian Loadcell dan yang kedua karena software yang perlu di-adjustment.

User Interface Rusak

Penyebab kerusakan timbangan digital berikutnya kemungkinan bagian user interface yang mengalami gangguan. Bisa jadi bagian LCD ada yang mati atau terbakar. Jika bagian LCD yang rusak biasanya ditandai bercak hitam atau terjadi kebocoran. Kerusakan user interface yang lain kemungkinan terjadi pada tombol timbangan yang macet atau tidak berfungsi.

Timbangan Mati Total

Jenis kerusakan timbangan digital yang satu ini biasanya berkaitan dengan komponen elektroniknya. Timbangan digital yang mati total bisa disebabkan kerusakan yang ringan, contohnya bagian adaptornya saja yang rusak. Namun ada juga kemungkinan kerusakan yang parah, misalnya bagian main-board yang rusak.

Biasanya biaya servis timbangan yang mati total karena kerusakan ringan tidak terlalu mahal. Namun jika kerusakan terdapat pada main-board solusinya cukup dengan mengganti komponen yang rusak saja (tidak secara keseluruhan). Dengan begitu biaya servis lebih murah dibanding harus mengganti 1 blok main-board sekaligus.

Hasil Timbangan Tidak Akurat

Jenis kerusakan timbangan digital yang kerap kita jumpai adalah timbangan tidak mampu menampilkan hasil timbangan sesuai massa beban. Seringkali pengguna salah mentafsirkan bahwa hal tersebut karena timbangan butuh dikalibrasi ulang. Hanya saja setelah dikalibrasi kasus yang sama tetap saja muncul.

Harus diingat, kalibrasi hanya sebuah prosedur untuk menampilkan nilai timbangan pada standar beban tertentu. Jadi jika timbangan tidak bisa menampilkan hasil akurat maka yang wajib dilakukan adalah adjustment, yaitu proses penyesuaian yang hanya bisa dilakukan dengan bantuan software.

Timbangan Error

Hampir semua timbangan digital yang rusak menampilkan kode “error” dibagian indikatornya. Perlu diketahui, timbangan digital yang error tidak selalu disebabkan spare-part yang rusak. Bisa jadi bagian konektor timbangan yang kotor, kunciannya yang kurang kuat atau kabel pada isntalasi ada yang lepas. Karena itu jika timbangan digital error maka yang terlebih dulu harus diperiksa yaitu konektor dan kabel-kabel yang terdapat pada unit timbangan.

Cukup banyak jenis kerusakan timbangan digital yang sebenarnya bisa dihindari jika kita menemukan produk timbangan yang tepat. Nah, untuk rekomendasi produk timbangan digital berkualitas, tidak mudah rusak dan bergaransi jawabannya hanya Timbangan Digital T-Scale. T-Scale menawarkan produk timbangan digital lengkap seperti: Timbangan Lantai, Timbangan Meja, Timbangan Badan, Timbangan Gantung, Timbangan Retail, Timbangan Pallet, Timbangan Emas dan produk timbangan kualitas terbaik lainnya. Selain harga yang kompetitif T-Scale juga memberikan garansi untuk semua produk sebagai bentuk jaminan kualitas dari T-Scale.

Tips Membeli Timbangan Digital: Pertimbangkan Ini Sebelum Membeli Timbangan Digital

Tips Membeli Timbangan Digital: Pertimbangkan Ini Sebelum Membeli Timbangan Digital

Tips Membeli Timbangan Digital – Digital Balance Scale atau kita kenal dengan timbangan digital sangat membantu dalam berbagai kegiatan operasional terutama untuk sektor industri dan komersial. Jadi satu hal yang wajar jika perangkat elektronik ini hadir dengan model yang beragam, dari brand yang berbeda-beda.

Dengan pertimbangan kapasitas lebih besar dan hasil yang akurat, saat ini timbangan digital sangat diminati banyak komsumen. Hanya saja kadang kita bingung memilih mana yang terbaik dari sekian banyak merek yang beredar dipasaran. Nah, sebelum menjatuhkan pada satu merek, tak ada salahnya kita pelajari tips membeli timbangan digital agar tidak salah pilih.

Tips Sebelum Membeli Timbangan Digital

Hanya dengan berpatokan pada merek sepertinya bukan jaminan kita bisa mendapat timbangan digital terbaik. Tak jarang kita menjumpai perangkat elektronik merek terkenal cepat rusak sebelum habis masa garansi. Demikian halnya sewaktu kita membeli timbangan digital, tak hanya merek tapi kita perlu memperhatikan beberapa tips membeli timbangan digital berikut ini.

  • Kapasitas 50% Lebih Besar Dibanding Kapasitas Berat Barang

Biasanya sebelum kita memilih timbangan digital terlebih dulu kita sesuaikan dengan kebutuhan. Intinya kita harus membandingkan berat maksimal barang yang akan kita timbang untuk kemudian disesuaikan dengan kapasitas timbangan yang kita pilih.

Agar timbangan lebih awet dan tidak mudah rusak sebaiknya kita pilih timbangan digital dengan kapasitas 50% lebih besar dari beban maksimal yang akan kita timbang. Contohnya jika berat maksimal yang akan ditimbang 500 kg maka pilihan paling tepat adalah timbangan dengan kapasitas minimal 1000 kg. Bukan hanya untuk menghindari kerusakan namun dengan cara ini kita masih bisa menggunakan timbangan ini untuk barang yang memiliki berat ekstra dalam jangka panjang.

Demikian juga dengan platform timbangan. Pilih timbangan digital dengan platform 30%-50% lebih lebar dari lebar barang yang akan ditimbang.

  • Pilih Timbangan Digital yang Sudah Terkalibrasi

Tips membeli timbangan digital yang satu ini bisa dibilang sangat penting bahkan paling penting. Sebelum membeli timbangan digital harus dipastikan timbangan tersebut sudah terkalibrasi. Ciri-ciri timbangan yang sudah terkalibrasi biasanya terdapat stempel dan segel dari badan metrology. Kepastian terkait kalibrasi ini sangat penting supaya timbangan tetap sesuai dengan spesifikasi.

Menghidupkan dan menimbang secara berkala merupakan cara yang tepat agar timbangan digital selalu ter-update dengan bagian sensor timbangan (Loadcell). Intinya semakin timbangan sering digunakan maka tingkat akurasinya semakin meningkat.

Tips Merawat Timbangan Digital

Selain tips membeli timbangan digital berikutnya kita juga harus perhatikan cara merawat timbangan dengan benar. Berikut ini tips-nya.

  • Melakukan Kalibrasi Sendiri

Untuk mengecek akurasi timbangan digital kita bisa mengujinya dengan melakukan kalibrasi sendiri. Jika ada barbell kita bisa menggunakannya dengan cara menimbang barbell secara berkala. Jika suatu saat terjadi perbedaan hasil penimbangan dari sebelum-sebelumnya, maka timbangan digital harus dibawa ke service center untuk kalibrasi ulang.

  • Bersihkan dan Ganti Baterai 6 Bulan Sekali

Bersihkan timbangan dari debu dan kotoran secara rutin. Hindari meletakkan barang diatas timbangan ketika timbangan sedang tidak digunakan karena bisa menimbulkan kerusakan pada sensor matic. Ganti baterai secara berkala atau 6 bulan sekali. Timbangan digital dengan baterai yang lemah membuat hasil timbangan tidak akurat.

Satu hal lagi terkait tips membeli timbangan digital, pastikan timbangan yang dibeli mendapat garansi dari distributor atau pabrik. Pastikan pula ketersediaan atau kelengkapan spare-part sehingga lebih mudah jika harus memperbaiki atau mengganti suku cadang.

Timbangan Digital Murah: Bagian-bagian Penting Timbangan Digital

Timbangan Digital Murah: Bagian-bagian Penting Timbangan Digital

Timbangan Digital Murah – Setiap produk elektronik memiliki rancangan dan spesifikasi yang cukup rumit. Ada bagian-bagian khusus yang memiliki peran penting supaya perangkat elektronik dapat dioperasikan secara optimal. Demikian halnya dengan timbangan digital, ada bagian-bagian atau komponen penting untuk menunjang kinerja produk timbangan elektronik ini.

Fungsi timbangan digital berkaitan erat dengan akurasi. Artinya tingkat akurasi timbangan digital harus seimbang dengan kapasitasnya. Dalam hal ini bisa dipastikan timbangan digital memiliki akurasi lebih baik dibanding timbangan mekanik sebab hasil penimbangan ditunjukkan dalam bentuk digit-digit angka.

Bagian-bagian Timbangan Elektronik

Terlepas dari timbangan digital murah atau mahal, ada beberapa komponen penting yang tidak bisa dipisahkan dari timbangan digital. Bagian-bagian tersebut adalah:

  • Pendeteksi Berat (Detection Weight)

Detection weight atau pendeteksi berat adalah bagian timbangan digital yang berfungsi merubah gaya tekanan (tarikan) yang menjadi sinyal. Umumnya bagian ini menggunakan beragam alat, namun yang sering digunakan adalah Loadcell sebagai alatnya. Pada timbangan digital sederhana atau portable scale bagian Loadcell sendiri menyatu dalam timbangan tersebut.

Ada beberapa jenis portable scale dengan Loadcell dibagian kiri namun ada juga yang disebelah kanan. Untuk timbangan digital kapasitas besar biasanya menempatkan Loadcell secara terpisah dari indikator angkanya (display). Hal ini untuk menjaga supaya Loadcell tidak mudah rusak karena beban timbangan yang terlalu berat.

  • Pemroses dan Display (Processing and Display)

Bagian pemroses dan display disebut juga dengan indikator. Bagian ini berfungsi memproses sinyal yang sudah dihasilkan bagian Loadcell. Sinyal mekanik kemudian dirubah menjadi dinyal elektronik , berikutnya akan diproses hingga menunjukkan digit angka dibagian layar (display).

  • Catu Daya (Power Supply)

Tidak ada istilah timbangan digital murah atau mahal karena setiap perangkat elektronik ini dilengkapi catu daya atau power supply. Fungsi dari bagian ini yaitu memberi suplai tegangan pada timbangan supaya dapat bekerja optimal. Ada bermacam-macam jenis power supply yang digunakan timbangan digital. Berikut ini diantaranya:

Catu Daya DC (Baterai) : adalah catu daya untuk jenis timbangan digital yang hanya menggunakan tenaga baterai sebagai sumber dayanya.

Catu Daya AC (Listrik) : adalah catu daya untuk jenis timbangan digital yang hanya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber dayanya.

Catu Daya AC dan DC (Baterai dan Listrik) : adalah catu daya untuk jenis timbangan yang menggunakan tenaga baterai atau tenaga listrik sebagai sumber dayanya.

Catu Daya AC dan DC (Power and Batteries rechargeable) : adalah catu daya untuk timbangan digital yang bersumber pada listrik dan baterai yang dapat diisi ulang.

T-Scale Timbangan Digital Murah dengan Suku Cadang Paling Lengkap

Bagian-bagian timbangan digital diatas bisa dibilang “nyawa” dari timbangan itu sendiri. Jadi setiap konponen atau spare-part harus dirawat atau dilakukan penggantian bila mengalami kerusakan.

T-Scale adalah merek produk timbangan digital murah yang menyediakan spare-part paling lengkap di Indonesia. T-Scale sendiri telah mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat karena kualitas serta pilihan produk yang beragam.

Selain harga yang kompetitif T-Scale memiliki list timbangan digital dengan jenis dan kapasitas sesuai kebutuhan pengguna. Adapun produk-produk yang ditawarkan yaitu: Crane Scales (Timbangan Gantung), Floor Scales (Timbangan Lantai), Bench Scales (TImbangan duduk), Platform Scales, Price Computing, Weighing Scales, Pallet Scales dan lain-lain.

Untuk kategori timbangan digital murah dan berkualitas tinggi pilihan paling tepat hanya T-Scale. Anda bisa mendapatkan produk T-Scale dengan mudah sebab saat ini cukup banyak distributor T-Scale di setiap daerah di Indoensia.

Product Timbangan Digital : Pengertian Kapasitas dan Ketelitian Timbangan

Product Timbangan Digital : Pengertian Kapasitas dan Ketelitian Timbangan

Product Timbangan Digital – Terdapat puluhan jenis timbangan digital yang sering digunakan untuk kegiatan perdagangan, industri dan rumah tangga. Ragam kebutuhan timbangan mulai dari kapasitas milligram hingga ratusan ribu kilogram membuat jenis perangkat elektronik yang satu ini tetap dibutuhkan dan tak lekang oleh zaman.

Seperti yang sering kita bahas setiap orang membutuhkan kapasitas timbangan berbeda-beda. Jadi setiap jenis timbangan memiliki kapasitas dan ketelitian yang berbeda pula. Kapasitas dan ketelitian ini harus diperhatikan oleh pengguna agar tidak terjadi OL (Over Load) yang berpotensi menimbulkan kerusakan pada perangkat timbangan.

Kemampuan Maksimal Timbangan Digital

Selain petunjuk penggunaan setiap product timbangan digital juga disertakan petunjuk kapasitas dari timbangan tersebut. Dalam hal ini kapasitas timbangan bisa diartikan kemampuan maksimal timbangan digital untuk menimbang. Satu contoh produk timbangan digital tertulis kapasitas 500 kg, otomatis timbangan tersebut hanya mampu menimbang beban maksimal hingga 500 kg.

Perlu diketahui, kerusakan timbangan tidak hanya diakibatkan karena suku cadang timbangan yang mudah rusak atau bahan yang kurang berkualitas. Over Load atau menimbang diatas kapasitas yang direkomendasikan juga berpotensi menimbulkan kerusakan. Jadi kerusakan timbangan bukan semata-mata kesalahan produk tapi kemungkin juga disebabkan karena salah dalam pengoperasiannya.

Akurasi Timbangan digital

Istliah ketelitan pada product timbangan digital merupakan angka kelipatan dari penunjukkan timbangan yang digunakan. Dalam hal ini ketelitian sering disebut akurasi atau daya baca. Contohnya ketelitian 1 kg maka penunjukkan timbangan adalah hasil dari kelipatan 1 kg. Maka penunjukkan yang terjadi mencakup 1 kg, 2 kg, 3 kg, 4 kg, 5 kg, 6 kg, 7 kg, dan seterusnya.

Ketelitan 2 kg maka penunjukkan timbangan digital merupakan hasil dari penghitungan kelipatan 2 kg. Maka hasil penunjukkan mencakup 2 kg, 4 kg, 6 kg, 8 kg, 10 kg dan seterusnya. Ketelitian 5 kg maka penunjukkan timbangan tersebut adalah hasil kelipatan 5 kg. Maka hasil penunjukkan mencakup 5 kg, 10 kg, 15 kg, 20 kg, 25 kg dan seterusnya. Begitulah pengertian ketelitian atau akurasi timbangan digital.

Kapasitas dan Nilai Ketelitian Normal Timbangan Digital

Timbangan digital dalam kondisi normal memiliki standarisasi kapasitas dan ketelitian tertentu. Intinya kapasitas jenis timbangan yang berbeda maka berbeda pula nilai ketelitiannya. Pada timbangan normal yang sudah dikalibrasi, semakin besar kapasitas timbangan maka semakin besar pula nilai ketelitiannya.

Sebagai contoh: timbangan digital dengan kapasitas 60 kg memiliki ketelitian 5 g, kapasitas 150 kg memiliki ketelitian 10 g, kapasitas 300 kg memiliki ketelitian 50 g, kapasitas 600 kg memiliki kapasitas 100 g. Begitu seterusnya.

Umumnya semakin besar kapasitas product timbangan digital harganya juga semakin mahal. Lain halnya dengan timbangan yang memiliki nilai ketelitian dalam satuan miligram, semakin teliti timbangan maka harganya juga semakin mahal.

T-Scale Product Timbangan Digital dengan Ketelitian Terbaik

Dari pembahasan diatas bisa dipastikan setiap pengguna menginginkan timbangan dengan perbandingan kapasitas dan ketelitian yang berimbang. Disini T-Scale Indonesia memperkenalkan rangkaian product timbangan digital dengan kapasitas dan akurasi yang tepat. T-Scale adalah jawaban bagi Anda yang membutuhkan berbagai jenis timbangan digital dengan harga kompetitif dan jaminan kualitas produk terbaik.

T-Scale memberi keleluasaan bagi Anda untuk menentukan pilihan timbangan digital sesuai kebutuhan. Adapun product timbangan digital dari kami diantaranya: Timbangan Lantai (Floor Scale), Timbangan Gantung (Crane Scale), Timbangan Pallet (Pallet scale), Timbangan Retail (Price Computing), Weighing Scale, Bench Scale, dan beberapa produk unggulan lainnya.

Timbangan Digital: Inilah Fungsi Loadcell pada Timbangan Digital

Timbangan Digital: Inilah Fungsi Loadcell pada Timbangan Digital

Bagi pengguna timbangan digital sepertinya cukup penting mengetahui bagian-bagian dari jenis timbangan yang digunakan. Hal ini penting sebab setiap komponen pada timbangan digital membutuhkan perlakuan dan perawatan yang tepat untuk meminimalkan resiko kerusakan. Salah satu bagian penting dari perangkat timbangan elektronik adalah Loadcell. Nah, apakah Loadcell itu dan apa saja fungsinya?

Dapat dikatakan Loadcell merupakan komponen utama sebuah timbangan digital. Hal ini sangat beralasan sebab tingkat keakurasian sebuah timbangan digital sangat tergantung dari jenis maupun tipe Loadcell yang digunakan. Secara spesifik Loadcell adalah sensor berat, dimana ketika Loadcell diberi beban (berat) pada inti besinya otomatis nilai resistensi pada strain gauge mengalami perubahan. Loadcell sendiri terdiri dari empat kabel. Dua kabel berfungsi sebagai eksistensi sedangkan dua kabel sisanya sebagai sinyal keluaran.

Jenis-jenis Loadcell pada Timbangan Digital

Transducer adalah nama lain dari Loadcell yang termasuk alat elektro-mekanik. Pada timbangan digital Loadcell bekerja berdasarkan prinsip deformasi material yang disebabkan adanya aktivitas tegangan mekanik, selanjutnya merubah gaya mekanik menjadi energi listrik.

Ada beberapa tipe Loadcell yang terdapat pada timbangan digital. Jenis-jenis Loadcell yang biasa digunakan antara lain: Loadcell Single Ended Beam, Loadcell Double Ended Beam, Loadcell Single Point, Loadcell S Beam dan Loadcell Type Canister. Disini Loadcell yang paling sederhana adalah Loadcell yang terdiri dari Strain Gauge dan Bending Beam. Loadcell Bending Beam inilah yang paling banyak digunakan pada timbangan digital.

Pada komponen Loadcell Bending Bam dilengkapi housing, sealing, dan komponen-komponen lain. Komponen-komponen tersebut merupakan elemen tambahan untuk memproteksi bagian strain gauge.

Fungsi Strain Gauge pada Loadcell

Seperti yang disebutkan diawal, ketika Loadcell pada timbangan digital diberi beban maka akan terjadi perubahan nilai resistensi pada strain gauge. Nah, apa yag disebut strain gauge dan apa fungsinya?

Strain gauge adalah sebuah konduktor yang diatur sedemikian rupa dengan pola zig-zag dan terdapat di permukaan membrane. Ketika terjadi peregangan membrane, otomatis resistensinya meningkat. Strain gauge berfungsi sebagai sensor untuk mengukur berat benda atau barang dalam ukuran besar. Umumnya sensor strain gauge ini terdapat pada jembatan timbang atau timbangan truk (truck scale).

Secara fisik strain gauge berupa grid metal foil cukup tipis yang melekat pada permukaan Loadcell. Akibat adanya beban di Loadcell maka terjadi strain lalu ditransmisikan ke foil grid. Tahanan dari foil grid ini mengalami perubahan dengan nilai sebanding strain induksi beban.

Umumnya strain gauge memiliki sensor tipe metal foil dimana proses photoeching kemudian membentuk konfigurasi grid. Prosesnya sendiri sangat sederhana sehingga bisa dibuat beragam ukuran gauge maupun bentuk grid. Gauge memiliki ukuran terpendek 0.20 mm dan 102 mm untuk ukuran terpanjang. Untuk tahanan standar 350 ohm namun ada juga gauge dengan tahanan 500 ohm – 10.000 ohm untuk kepentingan khusus.

Timbangan Digital dengan Loadcell Terbaik

Selain harga, faktor yang perlu dipertimbangkan sewaktu membeli timbangan digital adalah kualitas dan performa timbangan. Adalah kerugian besar meskipun kita memilih timbangan dengan harga murah namun cepat rusak atau error.

Kini telah hadir di Indonesia timbangan digital T-Scale dengan bermacam-macam produk yang ditawarkan. Semua jenis timbangan T-Scale dibekali dengan sistem Loadcell terbaik yang lebih awet dan tidak mudah rusak karena dirancang dengan komponen-komponen pilihan.

Dengan jaminan garansi all item Anda bisa memilih timbangan digital sesuai kebutuhan seperti: Timbangan Lantai, Timbangan Retail, Timbangan Pos, Timbangan Gantung, Timbangan Pallet dan sebagainya. Setiap produk timbangan digital T-Scale terdiri dari beberapa tipe, Anda bisa memilih salah satu atau beberapa diantaranya sesuai kapasitas timbangan yang Anda butuhkan.

Tips Memilih Timbangan Digital Sesuai Fungsi dan Kebutuhan

Tips Memilih Timbangan Digital Sesuai Fungsi dan Kebutuhan

Tips Memilih Timbangan Digital – Jenis timbangan analog (timbangan mekanik) maupun timbangan digital (timbangan elektronik) sering kita jumpai dalam setiap kegiatan usaha baik dari sektor perdagangan maupun industri. Karena cukup banyak merek timbangan yang beredar, dengan sendirinya kita harus teliti memilih mana yang paling bagus dari sisi kualitas dan harga.

Secara umum kegiatan industri cenderung menggunakan jenis timbangan digital, tentunya dengan pertimbangan akurasi dan kapasitas yag lebih besar dibanding timbangan analog. Perlu diketahui, timbangan digital sejatinya dibagi menjadi 2 kategori, yang pertama timbangan digital untuk kebutuhan industri dan yang kedua untuk usaha kecil menengah.

Sewaktu membeli timbangan digital ada beberapa poin yang harus kita perhatikan agar timbangan yang dipilih sesuai yang kita harapkan. Berikut tips memilih timbangan digital yang wajib kita perhatikan.

Pilih Timbangan Digital Sesuai Kebutuhan

Seperti yang kita tahu ada banyak sekali timbangan digital yang bisa kita pilih sesuai fungsinya masing-masing. Karena itu harus dipastikan timbangan yang dipilih sesuai yang kita butuhkan. Dalam hal ini kita harus menentukan sendiri apakah timbangan tersebut hanya untuk menimbang berat saja ataukah harus ada fitur untuk menentukan harga beli atau harga jual suatu barang. Intinya jika kita tahu jenis timbangan yang dibutuhkan kita tidak akan kesulitan menentukan timbangan yang ingin kita beli.

Pilih timbangan Digital yang User Friendly

Tips memilih timbangan digital poin kedua ini bisa dibilang cukup krusial karena berkaitan dengan efisiensi dan penghematan. Dengan kata lain pilihan timbangan digital yang user friendly bertujuan supaya timbangan yang kita beli bisa digunakan secara efisien. Dalam hal ini cenderung lebih ke efisien tempat sehingga lebih hemat waktu dan biaya.

Artinya kita bisa menyesuaikan model dan bentuk timbangan dengan posisi dimana timbangan nantinya ditempatkan. Jangan sampai ruangan menjadi sangat sempit karena ukuran timbangan yang kita beli ukurannya terlalu besar. Disamping itu sebaiknya kita cari timbangan digital dengan fitur otomatis sehingga ketika mengoperasikannya tidak mengalami kesulitan.

Pilih Timbangan digital dari Merek Berkualitas

Poin ketiga dari tips memilih timbangan digital ini menjadi poin paling penting. Seperti yang sudah sering kita bahas di Indonesia banyak sekali jenis timbangan dengan merek masing-masing. Semakin banyak masyarakat yang membutuhkan timbangan digital semakin banyak pula distributor yang memperkenalkan produknya.

Secara umum harga timbangan digital sangat dipengaruhi oleh kualitas yang ditawarkan. Jadi adalah hal yang wajar jika ada merek timbangan tertentu harganya cukup mahal karena berbanding lurus dengan kualitas timbangan digital itu sendiri. Namun sebagai konsumen yang cerdas kita harus waspada karena tidak semua produk timbangan merek terkenal terjamin kualitasnya. Karena itu tidak ada salahnya kita mencari informasi terkait kualitas dan harganya lalu membandingkan merek yang satu dengan merek lainnya.

Pilih Timbangan Digital yang Bergaransi dan Memiliki Sparepart Lengkap

Sebaiknya kita pilih timbangan digital yang memberi jaminan garansi serta mempunyai ketersediaan spare-part yang lengkap. Secara umum timbangan digital merek terkenal memberi garansi semua item produk sebagai jaminan kualitas produk-produk mereka. Dengan ketersediaan suku cadang atau spare-part yang lengkap tentu mudah bagi kita melakukan perbaikan atau penggantian apabila sewaktu-waktu timbangan digital mengalami kerusakan.

Demikian tips memilih timbangan digital yang harus kita perhatikan. Untuk jaminan kualitas produk timbangan digital direkomendasikan Anda memilih timbangan digital T-Scale. Selain memiliki varian timbangan sesuai kebutuhan Anda, T-Scale juga memberi garansi setiap produk yang Anda beli. T-Scale juga menyediakan spare-part lengkap sehingga Anda bisa mengajukan perbaikan atau penggantian suku cadang secara gratis apabila garansi masih berlaku.