Cara Kalibrasi Timbangan digital – Sebelumnya kita sudah membahas masalah definisi dan fungsi timbangan digital (digital scale). Selanjutnya kita akan bahas mengenai kalibrasi timbangan digital. Apa yang dimaksud kalibrasi timbangan digital? Apa manfaat dan keuntungannya? Bagaimana cara mengkalibrasi timbangan digital? Berikut penjelasan detailnya.

Kalibrasi timbangan digital adalah proses verifikasi akurasi timbangan digital sesuai dengan rancangannya. Cara kalibrasi timbangan digital biasanya dengan cara membandingkan suatu standar tertentu dengan standar nasional ataupun internasional berdasarkan bahan acuan yang tersertifikasi. Intinya sistem manajemen berkualitas tentunya membutuhkan sistem pengukuran efektif mencakup kalibrasi formal, berjangka dan terdokumentasi. Sistem ini berlaku untuk semua perangkat timbangan digital.

Jadi secara umum kalibrasi dilakukan pada perangkat timbangan digital baru atau perangkat lama yang digunakan secara periodik atau jangka waktu tertentu. Kalibrasi juga diperlukan apabila perangkat mengalami getaran atau benturan yang berpotensi menimbulkan perubahan kalibrasi. Dan yang terakhir, kalibrasi dibutuhkan ketika hasil timbangan dipertanyakan oleh pihak-pihak tertentu.

Cara Merawat Timbangan Digital

Selain cara kalibrasi timbangan digital kita juga wajib mengetahui cara merawat timbangan digital dengan benar. Setiap pengguna harus merawat timbangan digital dengan baik agar tetap bersih dan bekerja maksimal. Timbangan digital lebih rentan terhadap kerusakan dibanding timbangan analog jadi harus dihindarkan dari benturan keras.

Kebersihan timbangan digital harus dicek secara berkala terutama setelah selesai digunakan. Semua bagian harus dibersihkan dengan sikat, kain lap atau kertas tissue. Ingat, ketika membersihkan semua bagian timbangan harus dimatikan. Supaya lebih bersih maksimal bagian piringan (pan) bisa diangkat lalu dibersihkan. Bahan pembersih bisa menggunakan deterjen lunak atau menggunakan air yang dicampur cairan ethanol (alkohol). Sesudah dibersihkan timbangan bisa dihidupkan lagi setelah dipanaskan beberapa saat.

Ketika dibersihkan, perlu diperhatikan tampilan timbangan digital terutama saat mematikan dan menyalakannya kembali. Ketika mematikannya pastikan pada layar display menunjukkan tampilan angka ‘000’. Pastikan pula setelah dibersihkan timbangan tidak berubah akurasinya. Berikutnya uji akurasi timbangan menggunakan beban, misalnya 5 kilogram. Jika angka berat di layar menunjukkan angka selain 5 kilogram maka timbangan digital harus diperbaiki atau di kalibrasi.

Untuk cara kalibrasi timbangan digital, pada beberapa jenis timbangan elektronik sudah dibekali tombol dibagian depan untuk mekanisme kalibrasi. Cara kalibrasi juga bisa dilihat dari buku manual / buku petunjuk penggunaan yang disertakan saat pembelian. Untuk jenis timbangan digital dengan ketelitian dan akurasi tinggi seperti ons atau gram dibutuhkan beberapa tes kalibrasi khusus. Caranya sama yaitu dengan uji akurasi menggunakan beban. Jika timbangan digital hanya ditenagai oleh baterai, segera ganti baterai yang rusak atau melemah. Jadi sebelum dilakukan kalibrasi sebaiknya baterai yang rusak diganti dulu.

T-Scale Contoh Timbangan Digital Terbaik

Jika Anda membutuhkan timbangan digital dengan kapasitas tertentu, produk dari T-Scale memberi banyak pilihan untuk Anda. adapun produk-produk berkualitas dari T-Scale yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan diantaranya: Floor Scale (timbangan lantai). Weighing Scale (timbangan badan), Crane Scale (timbangan gantung), Counting Scale (timbangan penghitung), Medical Scale, Pallet Scale, Platform Scale, Price Computing, Weighing Indicator, Presision Balance dan aneka aksesoris.

Di Indonesia sendiri cukup banyak merk timbangan digital namun T-Scale tetap yang terbaik dari sisi kualitas maupun harga. Masing-masing jenis timbangan T-scale terdiri dari beberapa tipe berbeda, jadi meskipun secara fungsi sama namun pengguna dapat memilih tipe yang mereka sukai dengan kapasitas sesuai kebutuhan.

Ingat timbangan digital, ingat T-Scale.